JURNAL | MENILIK SISI MATA KOIN IMBAS COVID-19

Sumber : narasumber Tadi sore (26/04) saya dan kawan berbincang dengan beberapa driver ojol. Seperti kebanyakan teman, mereka juga mengeluhkan sepinya orderan imbas adanya wabah Covid-19. Bisa satu hari hanya dapat 1 sampai 2 penumpang atau bahkan tidak sama sekali. Beberapa dari mereka juga menyatakan, kalau situasi mulai sulit dipertengahan Maret 2020. Padahal di awal tahun, Januari-Februari diklaim mereka masih dalam masa kejayaan. Dimana orderan masih ramai, banyak menggunakan ovo dalam metode pembayarannya dan sekarang tinggal memakai "opo" (ini bapak ojolnya yang mlesetin). Dalam fikirku, akupun mengamini hal tersebut. Mereka juga menceritakan ketika dalam kondisi perekonomian masih baik, mereka setiap hari membeli makanan (karena kebetulan ada salah satu sumber yang merupakan suami istri dan dua-duanya merupakan driver ojol). Mampu membayar cicilan kredit mulai dari kredit mobil, dll. Tapi sekarang, sampai akhir April. Tidak ada kejelasan kapan pandemi ini...